Apa Kabar Industri Batik Indonesia Tahun 2026?
Ulas Batik Indonesia - Saat pandemi covid melanda dunia tak terkecuali Indonesia pada tahun 2020 hingga 2022, secara umum banyak sektor dan sendi sendi ekonomi yang terdampak alias mengalami penurunan baik produksi maupun penjualan.
Paska covid, semua berharap bahwa perekonomian Indonesia segera pulih dan bangkit dari keterpurukan akibat pandemi covid. Namun, harapan itu seperti belum bisa terwujud karena fakta justru sebaliknya, perekonomian semakin merosot bukan meroket seperti yang digadang gadang oleh pemerintah.
Di tengah kondisi di atas, ada berita baik yaitu Indonesia ekspor batik tahun 2023 mencapai angka Rp.283 Milyar dengan negara tujuan Amerika Serikat, Jerman, Singapura, Malaysia dan Kanada.
Hingga menjelang triwulan ke 4 (empat) tahun 2024, hampir semua sektor ekonomi mengalami keterpurukan, lihat saja fakta kondisi saat ini:
1. Daya beli masyarakat yang menurun
2. Banyak PHK di industri manufaktur
3. Deflasi harga barang
4. Judi Online (judol) merajalela
5. Banyak masyarakat yang terjerat hutang pinjol (pinjaman online)
Bagaimana dengan Kondisi Industri Batik Indonesia?
Akibat beberapa fakta kondisi di atas, jelas bahwa Industri batik pun pasti berdampak. Industri batik juga terkait dengan industri tekstil, maupun konveksi. Sudah berapa banyak pabrik tekstil yang melakukan PHK, mengurangi karyawan atau juga mengurangi produksi? Berapa banyak industri konveksi yang berhenti produksi karena tidak ada order atau pesanan?. Bagaimana kondisi sentra sentra batik, seperti Pekalongan, Thamrin City (Jakarta) dan kota kota lain? Lalu, bagaimana dengan penjualan batik itu sendiri di toko toko, gerai mau pun butik yang merupakan salah satu ujung tombak penjualan?
Di luar kondisi di atas, sebenarnya industri batik juga sudah tidak baik baik saja sebelumnya, dan semakin tidak baik akibat kondisi ekonomi saat ini. Apa sih penyebabnya?
Impor produk tekstil dan garmen yang menyerupai batik dari negara China yang dibuat dengan cara cetak mesin print (disebut batik printing). Produk tekstil dan garmen tersebut dijual murah, sehingga menjadi salah satu penyebab turunnya penjualan batik.
Semoga tahun 2026 ini membuka harapan kembali akan kejayaan Batik Indonesia.

0 Komentar Untuk "Apa Kabar Industri Batik Indonesia Tahun 2026?"
Post a Comment